pengertian RAM dan ROM
PENGERTIAN RAM DAN
ROM
A. RAM
RAM yang
merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah
perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan
instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu
pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata
lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu
daya yang terhubung kepadanya dicabut.
RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main memory),
memori primer (primary memory), memori internal (internal memory), penyimpanan
utama (primary storage), memory stick, atau RAM stick. Bahkan terkadang orang
hanya menyebutnya sebagai memori meskipun ada jenis memori
lain yang terpasang di komputer.
RAM merupakan salah satu jenis memori internal yang mendukung
kecepatan prosesor dalam mengolah data dan instruksi. Dengan menggunakan
tambahan RAM ke dalam komputer dapat menghasilkan pengaruh positif pada kinerja
dan kecepatan komputer, meskipun RAM sebenarnya tidak menentukan kecepatan
komputer.
Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB,
256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.
Ram juga berfungsi mengolah data dan instruki yang ditulis atau
dibaca oleh buah system bagian dari komputer yang sangat pentin g. Dengan
fungsi tersebut maka Anda bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus, yaitu
menulis dari RAM dan membaca data dari RAM. Semakin berat aplikasi yang akan
dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar.
Ada empat macam tipe dari memory komputer, yaitu:
1.randoaccessmemory
2.readonlymemory
3.CMOSmemory
4. virtual memory
2.readonlymemory
3.CMOSmemory
4. virtual memory
JENIS-JENIS RAM
Berdasarkan cara kerja:
1. Dynamic RAM (DRAM)
*FastPage Mode DRAM (FPM DRAM)
* Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
* Synchronous DRAM (SDRAM)
* Rambus DRAM (RDRAM)
* Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
* Untuk video :
1. Video RAM (VRAM)
2. Windows RAM (WRAM)
3. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
* Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
* Synchronous DRAM (SDRAM)
* Rambus DRAM (RDRAM)
* Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
* Untuk video :
1. Video RAM (VRAM)
2. Windows RAM (WRAM)
3. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
2. Static RAM (SRAM)
Berdasarkan Module:
1.
Single Inline Memory Module (SIMM), Mempunyai kapasitas 30 atau
72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan
beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan
Pentium dan beroperasi pada 32 bit.
2.
2. Double Inline
Memory Module (DIMM), Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif,
setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi
pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous
DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory)
dan EDO.
3.
3. RIMM
(Rambus), Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh
Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi.
Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk
meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz.
RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk
menampung:
* data untuk diproses;
* instruksi atau program, untuk memproses data;
* data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary storage atau juga communication device;
* instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem komputer
* instruksi atau program, untuk memproses data;
* data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary storage atau juga communication device;
* instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem komputer
Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
1.
Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan
lewat alat input
2.
Program storage, dipakai untuk menyimpan semua
instruksi-instruksi program yang akan di proses
3.
Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan
diolah dan hasil dari pengolahan
4.
Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari
pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output
B. ROM
ROM mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap
atau permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik (nonvolatile), dan
program yang tersimpan dalam ROM mempunyai sifat hanya bisa dibaca oleh para
pengguna komputer. Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah,
namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program /
data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena
sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang
berhubungan erat dengan perangkat keras).
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium
penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks
yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27
menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit ( bukan kilo
byte )Data-data biasanya sudah terisi dan disediakan oleh pabrik perakitnya.
Contoh data-data ROM yang sering muncul adalah saar komputer dihidupkan maka
akan terbaca semua konfigurasi perangkat yang terintegrasi dalam komputer
tersebut.
Isi data pada ROM misalnya adalah program Basic Input Output
System (BIOS), yang berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antar
mikroprosesor ke komponen lain yang meliputi keyboard, monitor, printer, dan
lainnya. Program BIOS juga mempunyai fungsi self diagnostic, atau memeriksa
kondisi yang ada dalam dirinya yang dinamakan Power on Self Test (POST).
Jenis-jenis ROM
“ PROM “
PROM (Programmable
Read Only Memory) merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi
data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka
program tersebut akan berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM,
pada PROM data akan tetap ada walaupun komputer dimatikan.
Perbedaan mendasar antara PROM dan ROM (Read Only Memory) adalah
bahwa PROM diproduksi sebagai memory kosong, sedangkan ROM telah diprogram pada
waktu diproduksi. Untuk menuliskan data pada chip PROM, dibutuhkan ‘PROM
Programmer‘ atau ‘PROM Burner’
PROM kependekan dari Programmable Read Only
Memory. PROM adalah salah satu jenis ROM, merupakan alat penyimpan berupa
memori (memory device) yang hanya bisa dibaca isinya. PROM memang tergolong
memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan
hilang walaupun komputer dimatikan (tidak mendapatkan daya listrik). Program
yang tersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk
menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras)
komputer. Contohnya adalah program yang men-start komputer ketika komputer baru
dinyalakan (di-on-kan).
Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.
Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.
“ EPROM “
a. Pengertian &
Fungsi EPROM
EPROM ( Erasable Programmeble Read Only Memory) adalah sebuah chip yang bisa di
program dan mampu menyimpan data. Chip yang isinya data (program-program) yang
di isikan oleh user ke EPROM tersebut. Satu-satunya cara untuk menghapus data
pada EPROM adalah dengan menggunkan sinar ultraviolet.
EPROM merupakan jembatan/penengah antara hardware dan software, sebagai contoh
EPROM salah satu chip BIOS (Basic Input Output System) pada motherboard
komputer.
b. Type, Ukuran /
Kapasitasv EPROM
EPROM yang beredar/yang ada dipasaran bermacam-macam, mulaid ari type dan
ukuran. Dibawwah ini adalah eberapa type dan ukuran darui EPROM :
Chip EPROM ii mempunyai kapasitas
sebesar 2MB. Menggunakan AMG arsitektur, chip EPROM ini menghantarkan proses
dengan kecepatan tinggi dengan mengkonsumsi tegangan rendah.
Chip EPROM ini menyediakan sistem dasar mikroprosesor yang luas kapasitasnya
unutk partisi yang besar oada operasi sistem dan aplikasi software. Chip ini
memberikan/mempunyai waktu akses sebesar 100 ns (no-wait-state operasi) dengan
CPU yang mempunyai kemampuan tinggi.
Chip NM27C020 menawarkan single chip solusi untuk tempat penyimpanan kode yang
dibutuhkan dengan 100% firmware-base equipment.
Ciri-ciri :
–
CMOS berkemampuan tinggi : 90 ns waktu akses
–
Kesesuaian mikroprosesor untuk cepat mati (Vpp & PGM adlaah “Dont care”
selama pembacaan pada operasi noral).
–
Setara/sesuaid engan EPROM 27210 & 27C210
–
Dibuat dengan identifikasi kode
–
Pengkodean yang cepat
–
JEDEC standar konfigurasi pin :
–
40 – pin CDIP paket
–
40 – pin PDIP paket
–
40 – pin PLCC paket
Chip EPROM ini mempunyai kemampuan
yang tinggi, terorganisir atas 512 K dari 8 bit bagian. Chip ini kompabilitas
dengan byte-wide- JEDEC EPROM memungkinkan untuk di “upgrade” sampai 8 Mbit.
Ciri-ciri/keistimewaan “Don’t care” pada Vpp selama pembacaaan operasi
mengijinkan perluasan/penambahan memori dan 1 M sampai 8 Mbit tanpa papan
sirkuit di ganti.
Chip NM27C040 ini menyediakan isstem
dasar mikroporsesor yang luas kpasitasnya untuk partisi yang besar pada operasi
sistem dan aplikasi softwar. Chip ini memberikan/mempunyai waktu akses sebesar
120 ns dengan CPU yang mempunyai kemmapuan tinggi. Chip NM 27CO40 menawarkan
single chip solusi untuk tempat penyimpanan kode yng dibutuhkan dengan 100%
firmaware – base equipment. Penggunaan software secara rutin pengaksesannya
sangat cepat dari penyimpanan EPROM, kehebatanya meningkatkan sistem utility.
Ciri-ciri :
–
CMOS berkemampuan tinggi ; 120 ns, 150 ns waktu akses.
–
Kemudahan upgrade path; Vpp adalah “Don’t care” selama pembacaan operasi
normal.
–
Dibuat dengan identifikasi kode
–
Konfigurasi pin JEDEC standard :
§ 32 –pin
PDIP
§ 32 –pin
PLCC
§ 32 – pin
CERDIP
Chip ini mempunyai kemampuan yng tinggi 128 K UV EPROM. CMOS terbaru dengan
pembagian teknologi pembagian gerbang EPROM yang mana mengijinkan pembagian
gerbagn EPROM untuK dioperasikan secepat mungkin, secepat 90 ns waktu akses
untuk jarak pengoperasian penuh.
Chip NM27C128 ini menyediakan sistem dasar mikroprosesor yang luas kapasitasnya
untuk partisipasi yang besar pada operasi sistem dan apliaksi software. Chip
ini memberikan/mempunyai waktu akses sebesar 90 ns dengan CPU yang mempunyai
kemampuan tinggi.
Chip NM27C128 menawarkan single chip solusi untuk tempat penyimpanan kode yang
dibutuhan dengan 100% firmaware – base equipment. Penggunaan sofware secara
rutin pengaksesannya sangat cepat dari penyimpanan EPROM, kehebatannya
meningkatkan sistem utility.
Chip NM27C128 dibuat dengan standar pinout EPROM menyediakan penguprade
dan path yang mudah untuk sistem yang mana menggunakan arus standar EPROM.Chip
NM128 merupakan salah satu bagian dari EPROM Family dengan kepadatan yang
tinggi yang mana jarak dalam kepadatannya sampai 4 Mb.
§ Ciri-ciri:
– CMS berkemampuan tinggi: 90 ns
waktu akses.
– Kesesuaian Mikropropsesor untuk
cepat mati
– Konfigurasi pin JEDEC standart:
-pin PDIP paket
-pin chip carrier
-pin CERDIP paket
– Penggantian clock untuk 27C128 atau
27128
– Waktu pemrograman 40% lebih cepat
dengan turbo alogrithm Fairchild/
Chip ini mempunyai kemampuan yang
tinggi. Chip ini memuat 1,048,576 bit terortanisir 64K x 16 bit. Chip ini
menawarkan keuda versi erasable untuk mpembentukand asar dan pembuatan awal
aplikasi selama non erasable, dipaket dalam versi plastik yang ideal untuk
volume tinggi dan aplikasi assembly otomatis.
Chip NMC 128 dioperasikand ari 5 Volt
+100% supply dari mode baca. Chip NMC128 ditawarkand alam dua paket DIP dan
surface mount. Paket DIP adalah 40 pin dual in-line keramik dengan window
kwarsa untuk mengijinkan penghapusan. Paket surpace mount adalah 44-pin PLCC
yang ditawarkan dalam OTP.
Ciri-ciri :
–
CMOS berkemampuan tinggi; 90 ns waktu akses.
–
Kesesuaian Mikroporsesor untuk cepat mati
–
Kemuadahan upgrade path: Vpp adalah “Don’t care” selama pembacaan operasi
normal.
–
Setara/sesuaid engan PROM 127210 & 127C210
–
Dibuat dengan identifikasi kode
–
Kecepatan pemrograman
–
Konfigurasi pin JEDEC standard;
–
40 – pin CDIP paket
–
40 –pin PDIP paket
–
44 – pin PLCC paket
Semakin besar ukuran EPROM harganya
juga semakin mahal tergantung kapasitas pada EPROM tersebut.
“ EEPROM “
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory,
ditulis pula dengan E2PROM) adalah sejenis chip
memori tidak-terhapus yang digunakan dalam komputer dan
peralatan elektronik lain untuk menyimpan sejumlah konfigurasi data pada alat
elektronik tersebut yang tetap harus terjaga meskipun sumber daya diputuskan, seperti
tabel kalibrasi atau kofigurasi perangkat.
Pengembangan EEPROM lebih lanjut menghasilkan bentuk yang lebih spesifik,
seperti memory kilat (flash memory). Memori kilat lebih
ekonomis daripada perangkat EEPROM tradisional, sehingga banyak dipakai dalam
perangkat keras yang mampu menyimpan data statik yang lebih banyak (seperti USB
Flash Driver).
Kelebihan utama dari EEPROM dibandingkan EPROM adalah ia dapat dihapus per
blok data tergantung alamat yang diinginkan untuk dihapus secara elektrik.
Sementara EPROM tidak bisa dihapus per blok data tetapi keseluruhannya
terhapus dan menghapus datanya dengan sinar ultraviolet. Jika RAM tidak
memiliki batasan dalam hal baca-tulis memori, maka EEPROM sebaliknya. Beberapa
jenis EEPROM keluaran pertama hanya dapat dihapus dan ditulis ulang
(erase-rewrite) sebanyak 100 kali sedangkan model terbaru bisa sampai 100.000
kali.
EEPROM sangat mirip
dengan flash memory yang disebut juga flash EEPROM. Perbedaan mendasar antara
flash memory dan EEPROM adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan
dilakukan pada data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penghapusan
dan penulisan data ini dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh karena itu
flash memory lebih cepat.
Dengan
ROM biasa, penggantian BIOS hanya dapat dilakukan dengan mengganti chip.
Sedangkan pada EEPROM program akan memberikan instruksi kepada pengendali chip
supaya memberikan perintah elektronis untuk kemudian mendownload kode BIOS baru
untuk diidikan kepada chip. Hal ini berarti perusahaan dapat dengan mudah
mendistribusikan BIOS baru atau update, misalnya dengan menggunakan disket. Hal
ini disebut juga flash BIOS.
“ EAPROM “
EAPROM (Electrically
Alterable Programmable ROM) adalah jenis ROM yang mirip dengan EEPROM.
Memori jenis ini, isinya dapat dihapus dan ditulis secara elektrik dan selektif
oleh pemakai.EPROM, EEPROM, dan EAROM sebenarnya merupakan read-mostly
memory (RMM) atau memori komputer yang dapat diprogram lebih dari satu
kali. Tetapi operasi tulis untuk RMM jauh lebih rumit dibandingkan dengan
operasi bacanya, dan jarang dilakukan. Semua jenis ROM di atas adalah jenis
memori non-volatile. Artinya, informasi yang tersimpan dalam sebuah
ROM tidak akan hilang jika catu daya listrik terputus atau dihentikan sehingga
digunakan untuk menyimpan informasi (program dan data) yang bersifat tetap,
misalnya prosedur-prosedur BIOS. Kandungan dapat di padam pada lokasi yang
terpilih .data lain tidak terganggu .kandungan dapat di tukar dengan memberi
denyut electric.
“ CMOS “
CMOS (Compelementary
Metal Oxide Semi Conductor) merupakan perangkat keraskecil komputer berupa
baterai yang di tanamkan di dalam motherboard untuk membeberi daya pada
saat komputer dalam kedaan mati atau tanpa aliran listrik.
CMOS berfungsi sebagai sebuah RAM berukuran kecil yaitu 64
byte untuk menyimpan settingan BIOS atau Basic Input Output System
sehingga seluruh pengaturan yang anda simpan baik itu settingan boot,
settingan tanggal dan waktu, pembacaan seluruh hardware atau input output
akan tetap tersimpan dalam konfigurasi yang benar walaupun tanpa di aliri
arus listrik.
CMOS komputer merupakan pengembangan teknologi MOS yang mampu
menciptakan IC dengan kebutuhan tenaga baterai yang cukup rendah.
Dalam teknologi komputer pada dasarnya CMOS di fungsikan
untuk untuk menyimpan informasi dasar seperti program konfigurasi, program
diagnostic dan settingan tanggal dan waktu agar tidak hilang sekalipun
komputer sudah di matikan.
Cara Kerja CMOS
CMOS di kenal dengan kekebalan desahnya yang tinggi dan
penggunaan daya statis yang rendah. Pada saat power supply mulai di
hidupkan, CMOS akan menjalankan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan
sistim berfungsi dengan benar.
Salah satu pemeriksan tersebut adalah menghitung pemakaian
RAM (Random Access Memori). Karena delay boot time yang di gunakan untuk
pemeriksaan maka seringkali kita memilih untuk menonaktifkan fitur ini di
dalam CMOS dan memilih untuk quick boot. Jika anda menginstal RAM yang
baru sebaiknya fitur pemeriksaan di aktifkan dulu hingga RAM telah di
periksa dengan baik barulah di nonaktifkan.
Jika POST sudah selesai, selanjutanya CMOS akan memeriksa
pengaturan lainnya seperti memeriksa format harsisk dan konfigurasi
Redundant Array of Independent Disk (RAID), preferensi boot, kehadiran
peripheral, dan tweak overclocking.
Sebenarnya banyak pengaturan yang dapat anda rubah secara
manual, namun sebaiknya perubahan dapat anda lakukan jika anda benar-benar
mengerti maksud dari konfigurasi tersebut. Mengubah pengaturan sembarangan
bisa jadi akan membuat sistim anda tidak bisa berjalan normal ketika
komnputer di hidupkan seperti sistim tidak stabil, menyebabkan crash, atau
bahakan komputer gagal boot.
Untuk mengkonfigurasi pengaturan CMOS biasanya dapat anda
lakukan dengan cara menekan tombol delete, F2 atau F3 pada saat komputer
pertama kali di hidupkan. Jika menu CMOS sudah terbuka, disana anda akan
bisa melakukan perubahan seperti boot priority, tanggal dan waktu,
mengaktifkan numlock saat komputer startup dan
lain sebagainya.
lain sebagainya.
Saya memang sedang mencari pengertian tentang ram dan rom, saat ini saya sedang belajar untuk bekal kuliah nanti.
BalasHapusKunjungi juga di sini ya gan https://kompunesia.com.